glot.space
Blog

Perbedaan Por dan Para: Satu Aturan, Dua Tabel, dan Pasangan yang Sering Menjebak

Satu tes arah, tabel lengkap untuk kedua preposisi, kalimat-kalimat yang artinya berubah begitu preposisinya ditukar, dan satu tes mandiri untuk memastikan semuanya menempel.

By glot.space·

Apa perbedaan por dan para dalam bahasa Spanyol?

Perbedaan por dan para dalam satu kalimat: para menunjuk ke depan, ke arah tujuan, penerima, atau tempat yang dituju, sedangkan por menunjuk ke belakang, ke arah penyebab, atau ke samping, ke arah cara, pertukaran, dan rute. Bahasa Inggris menerjemahkan keduanya menjadi for, sehingga penuturnya cuma bisa menebak. Untungnya bahasa Indonesia sudah memisahkan keduanya, dan tes arah menyelesaikan sebagian besar kalimat.

Aturan por dan para dalam satu kalimat

Versi yang layak kamu hafalkan: para menatap ke depan, por menoleh ke belakang.

Para menunjuk apa yang ada di depan tindakan: tujuannya, penerimanya, tempat yang dituju, tenggat waktunya. Por menunjuk apa yang ada di belakangnya atau di sekelilingnya: alasannya, harganya, rutenya, caranya, dan orang yang kamu gantikan.

Lihat satu kata kerja yang sama memakai keduanya:

  • Estudio para hablar con mi familia. (Aku belajar untuk bisa ngobrol dengan keluargaku.) Belajarnya mengarah ke sesuatu di depannya.
  • Estudio por mi familia. (Aku belajar karena keluargaku.) Belajarnya lahir dari sesuatu di belakangnya.

Bahasa Indonesia sudah memisahkan keduanya dengan rapi: untuk condong ke para, karena condong ke por. Kamu tidak pernah keliru memakai dua kata itu, jadi tinggal memindahkan pemisahan yang sama ke preposisi Spanyol.

Bahasa Spanyol sendiri menyimpan petunjuk arahnya. Para tumbuh dari kata Spanyol yang lebih tua, pora, yang secara harfiah adalah por ditambah a, yaitu "karena" ditambah "menuju". Huruf a kecil itulah anak panahnya. Por tidak pernah punya.

Sekarang bagian jujurnya. Kamu akan sering melihat aturan ini dipadatkan lagi: "para berarti tempat tujuan dan maksud, por berarti sebab, cara, dan pertukaran." Sebagai titik awal itu memadai, dan ia sanggup membawamu melewati hampir semua kalimat yang kamu temui minggu ini. Tapi itu bukan aturan yang utuh, dan menganggapnya utuh justru yang membuat pembelajar mandek tepat di tahap ini.

Ada dua hal yang disembunyikan versi ringkas itu. Pertama, por bukan satu gagasan: ia mengerjakan setidaknya sepuluh tugas berbeda, dan "sebab" cuma menutup dua di antaranya. Kedua, banyak kalimat yang biasa saja menerima kedua preposisi, dan artinya memang jadi berbeda. Di situ tidak ada aturan yang memilihkan untukmu. Kamu harus hafal pasangannya.

Jadi soal kapan memakai por dan para pecah jadi tiga langkah: kuasai tes depan-belakang, serap dua tabel di bawah, lalu curahkan tenaga sesungguhnya ke pasangan minimal. Urutan itulah jalan tercepatnya.

Kapan memakai para: semua penggunaannya beserta contoh

Para adalah yang lebih rapi di antara keduanya, jadi mulailah dari sini. Setiap penggunaan di bawah adalah versi lain dari anak panah yang sama, yang menunjuk ke sebuah sasaran.

PenggunaanYang diungkapkanBahasa SpanyolBahasa Indonesia
Maksud atau tujuan"supaya"Corro para mantenerme en forma.Aku lari supaya tetap bugar.
PenerimaSiapa yang menerimanyaEste regalo es para ti.Hadiah ini untuk kamu.
Tempat yang ditujuKe mana kamu pergiSalgo para Chile mañana.Besok aku berangkat ke Chili.
Tenggat waktuPaling lambat kapanNecesito el informe para el viernes.Aku butuh laporannya paling lambat Jumat.
PendapatMenurut kamuPara mí, es la mejor película del año.Menurutku, ini film terbaik tahun ini.
Perbandingan dengan patokanDiukur dari yang biasa diharapkanPara ser principiante, habla muy bien.Untuk ukuran pemula, dia bicaranya bagus sekali.
Tempat bekerjaKamu bekerja untuk siapaTrabajo para una empresa española.Aku bekerja di sebuah perusahaan Spanyol.

Tiga di antaranya layak dilihat lebih dekat.

Para di depan kata kerja dasar berarti "supaya" atau "untuk". Ini pola paling berguna di halaman ini. Setiap kali kamu bisa menyisipkan "supaya" ke dalam kalimat Indonesiamu tanpa terasa janggal, bahasa Spanyol minta para: Vine para verte (Aku datang untuk menemuimu). Bahasa Indonesia sering menghapus "untuk" dalam ucapan sehari-hari. Bahasa Spanyol tidak pernah menghapus para.

Penggunaan perbandingan adalah yang paling sering dilewati kursus. Para un niño de cinco años, lee muy bien berarti "untuk anak lima tahun, dia membaca dengan sangat baik". Kamu sedang mengukur sesuatu terhadap apa yang biasanya diharapkan dari golongannya, dan ini muncul terus dalam percakapan nyata: Para ser julio, hace frío (untuk bulan Juli, udaranya dingin). Tidak ada lagi di halaman ini yang bisa secepat itu membuatmu terdengar bukan pemula.

Tempat bekerja selalu memakai para. Trabajo para Google berarti Google yang membayar gajimu. Ucapkan trabajo por Google, dan artinya sudah lain sama sekali — pasangan minimal di bawah akan menunjukkannya.

Kapan memakai por: semua penggunaannya beserta contoh

Por adalah yang berantakan, karena ia menyerap beberapa tugas yang oleh bahasa lain diserahkan ke kata-kata terpisah. Bahasa Indonesia termasuk yang memisahkannya, dan itu keuntunganmu: di tempat bahasa Spanyol menulis por, bahasa Indonesia memilih antara karena, lewat, oleh, per, selama, dan menggantikan. Ini daftar lengkapnya.

PenggunaanYang diungkapkanBahasa SpanyolBahasa Indonesia
Sebab atau alasan"karena"El partido se canceló por la lluvia.Pertandingannya batal karena hujan.
Ucapan terima kasihBerterima kasih atas apaGracias por tu paciencia.Terima kasih atas kesabaranmu.
DurasiBerlangsung berapa lamaTrabajé por ocho horas.Aku bekerja selama delapan jam.
Pertukaran atau hargaApa yang ditukarTe doy sesenta pesos por la mochila.Tasnya kutukar enam puluh peso.
Sarana komunikasiLewat mana pesannya jalanLa contacté por correo.Aku menghubunginya lewat pos.
Gerakan menembus atau menyusurRute yang ditempuhCaminamos por el parque.Kami berjalan menembus taman.
Satuan"per"Dos boletos por persona.Dua tiket per orang.
Pelaku dalam kalimat pasif"oleh" siapaLa radio fue inventada por un italiano.Radio ditemukan oleh orang Italia.
MenggantikanAtas nama orang lainHoy doy la clase por Ana.Hari ini aku mengajar menggantikan Ana.
Waktu dalam sehariKapanEstudio por la mañana.Aku belajar pada pagi hari.
Mengambil sesuatuPergi untuk membawanya pulangVoy por el pan.Aku pergi membeli roti.

Ada dua jebakan yang mengendap di tabel itu.

Sarana komunikasi, bukan alat transportasi. Por teléfono, por correo, por WhatsApp: semuanya benar, karena pesannya memang lewat saluran itu. Tapi kendaraan yang kamu naiki sendiri memakai en, bukan por. Bentuknya viajo en tren, fuimos en coche, llegué en avión. Kalimat Indonesiamu tidak menjerumuskanmu di sini, karena kamu bilang "naik kereta", bukan "lewat kereta". Yang berbahaya justru by train dari bahasa Inggris: por tren langsung membongkar kedokmu.

Durasi itu opsional, dan sering lebih enak tanpa preposisi. Trabajé por ocho horas dimengerti di mana pun, tapi banyak penutur asli cukup bilang Trabajé ocho horas, atau memilih durante. Terutama di Spanyol, por di depan rentang waktu bisa terdengar seperti kalimat terjemahan dari bahasa Inggris. Tidak ada yang rusak kalau kamu memakainya. Versi telanjangnya cuma terdengar lebih seperti penutur asli.

Yang berbeda antara Spanyol dan Amerika Latin

Tiga penggunaan por bergeser tergantung kamu ada di mana, dan tidak satu pun variannya salah:

  • Pergi mengambil sesuatu. Amerika Latin bilang voy por el pan, Spanyol bilang voy a por el pan. Real Academia Española menganggap keduanya sah, dan menyebut a por lumrah di Spanyol tapi terasa ganjil di Amerika (RAE tentang "a por").
  • Waktu dalam sehari. Por la mañana adalah pilihan teraman dan berlaku di mana saja. Sebagian besar Amerika Latin lebih suka en la mañana, sedangkan Argentina dan Uruguay sering bilang a la mañana.
  • Durasi. Di Spanyol yang mendominasi adalah durante dan versi tanpa preposisi; por dipakai dengan santai di seluruh Amerika Latin.

Pasangan minimal por dan para: kalimat sama, arti berbeda

Inilah bagian yang paling sepadan dengan waktu belajarmu. Di setiap baris cuma preposisinya yang berubah, artinya ikut berubah, dan tidak ada petunjuk konteks yang bisa menyelamatkanmu dari pilihan yang salah.

Dengan porYang kamu katakanDengan paraYang kamu katakan
Lo hice por ti.Aku melakukannya karena kamu, atau menggantikan kamu.Lo hice para ti.Aku membuatnya untuk kamu. Itu milikmu.
Trabajo por él.Aku sedang menggantikan sifnya.Trabajo para él.Dia atasanku.
Vamos por la playa.Ayo lewat pantai.Vamos para la playa.Ayo menuju pantai.
Por mí, está bien.Kalau dari aku, tidak masalah.Para mí, está bien.Menurutku, itu bagus.
Compré el pastel por mi hermana.Kuenya kubeli menggantikan adikku.Compré el pastel para mi hermana.Kuenya kubeli supaya dimakan adikku.
Lo terminé por la tarde.Aku menyelesaikannya pada sore hari.Lo terminé para la tarde.Sebelum sore aku sudah selesai.

Berhentilah sejenak di baris pertama, karena baris itu menjebak hampir semua orang. Kamu membuat kue, menyodorkannya, lalu bilang lo hice por ti. Kamu baru saja mengatakan bahwa kamu melakukannya sebagai jasa menggantikan dia, atau bahwa dialah alasan kamu repot-repot. Kue yang benar-benar berpindah tangan itu adalah para ti.

Bahasa Indonesia sudah menyediakan alatnya di sini: untuk melawan menggantikan. "Kubuat untuk kamu" adalah para, "kubuat menggantikan kamu" adalah por. Alat yang sama membongkar baris kedua: trabajo para él menempatkan dia di atasmu dalam bagan organisasi, sedangkan trabajo por él mendudukkanmu di kursinya selama dia sakit. Satu preposisi, dua hari Senin yang sangat berbeda.

Tambahkan satu pasangan struktural ke enam pasangan tadi. Di depan kata kerja dasar, por memberi sebab dan para memberi tujuan. Lo despidieron por llegar tarde berarti dia dipecat karena datang terlambat. Salió temprano para llegar a tiempo berarti dia berangkat lebih awal supaya sampai tepat waktu. Posisi yang sama, arah pikiran yang berlawanan.

SpanishDictionary.com menyimpan rujukan yang lebih lengkap tentang por dan para untuk saat keenam pasangan ini sudah jadi refleks.

Ungkapan baku: berhenti menganalisis, mulai menghafal

Sebagian besar por dan para yang kamu dengar sehari-hari tidak mengikuti aturan apa pun, karena ungkapannya sudah membeku. Berusaha menurunkannya dari aturan cuma menghabiskan tenaga yang kamu butuhkan di tempat lain. Hafalkan sebagai satu paket utuh, dan kamu mengantongi puluhan kalimat benar secara cuma-cuma.

Ungkapan dengan porArti
por favortolong
por supuestotentu saja
por finakhirnya
por ejemplomisalnya
por esomakanya
por ciertongomong-ngomong
por si acasountuk berjaga-jaga
por lo menossetidaknya
por ahorauntuk sekarang
por casualidadkebetulan
por lo generalpada umumnya
por poconyaris, hampir

Ada satu keanehan di daftar itu: por poco memakai bentuk sekarang meskipun yang kamu ceritakan sudah lewat. Por poco me caigo berarti "aku nyaris jatuh", padahal kata kerjanya berbentuk sekarang.

Ungkapan dengan paraArti
para siempreselamanya
para nadasama sekali tidak
para variarbiar ada variasi
para colmoparahnya lagi
¿para qué?buat apa?
no es para tantotidak seheboh itu
para quesupaya

Para que datang dengan syarat: ia selalu memicu subjuntivo. Te lo explico para que lo entiendas berarti "aku jelaskan supaya kamu paham". Kalau subjuntivo masih jauh di depanmu, parkir yang satu ini dan ambil enam sisanya sekarang.

Perhatikan berapa banyak ungkapan por yang termasuk hal-hal yang kamu ucapkan di menit pertama percakapan apa pun. Enam di antaranya mengalahkan satu jam tambahan menghafal aturan.

Kesalahan por dan para yang paling sering terjadi

Hampir semua kesalahan di bawah berpangkal pada satu hal yang sama. Bahasa Inggris menjejalkan sebab, maksud, penerima, durasi, dan harga ke dalam satu kata pendek, for, lalu menyerahkan bahasa Spanyol kepadamu dan menyuruhmu membongkarnya sambil bicara. Kabar baiknya: bahasa Indonesia sudah memisahkan semuanya lewat karena, lewat, oleh, per, dan selama. Yang perlu kamu waspadai cuma kata untuk, karena ia jatuh ke dua sisi sekaligus.

  1. Mengira setiap "untuk" pasti punya padanan. Kadang preposisinya hilang sama sekali. Busco mis llaves berarti "aku mencari kunciku". Espero el autobús berarti "aku menunggu bus". Pedí ayuda berarti "aku minta tolong". Buscar, esperar, dan pedir menelan preposisinya bulat-bulat, persis seperti padanannya dalam bahasa Indonesia, dan menambahkan satu justru merusak kalimatnya.
  2. Memakai por untuk penerima. Este regalo es por ti terdengar seperti hadiah itu ada gara-gara kamu. Kalau orangnya sedang membuka bungkusnya, yang benar para ti.
  3. Memakai para untuk durasi. Estudié para tres horas itu salah. Durasi memakai por, durante, atau tidak sama sekali: Estudié por tres horas, Estudié durante tres horas, Estudié tres horas. Kata "selama" dalam bahasa Indonesia sudah menunjuk ke durante, bukan ke para.
  4. Memakai por untuk tenggat waktu. Lo necesito por el viernes bukan tenggat yang kamu maksud. Tenggat memakai para: Lo necesito para el viernes. Ingat "paling lambat Jumat": itu sasaran, bukan sebab.
  5. Memakai por untuk tempatmu bekerja. Trabajo por Microsoft berarti minggu ini kamu sedang menggantikan Microsoft. Karyawan bilang trabajo para Microsoft.
  6. Membeku di tengah kalimat. Kesalahan yang paling mahal bukan salah pilih, melainkan diam empat detik sementara lawan bicaramu menunggu. Kalau kalimatnya menunjuk ke depan, tebak para. Kalau tidak, tebak por. Lalu lanjut bicara. Dikoreksi langsung di depan orang adalah cara semua ini berubah jadi refleks, dan itulah sebabnya rencana belajar bahasa Spanyol kami mendorongmu masuk ke percakapan sejak awal, bukan setelah semua tabelnya sempurna.

Satu penenang sebelum kamu pergi dan membuat kesalahan nomor dua. Penutur asli tetap memahamimu di hampir setiap kalimat yang kamu bangun tahun ini. Por yang salah tempat jarang memutus komunikasi; ia cuma menandaimu sebagai pembelajar. Pasangan minimal di atas adalah daftar pendek berisi momen-momen ketika pilihan yang keliru benar-benar menyesatkan, dan justru itulah yang pantas mendapat waktu belajarmu — sisanya tidak.

Latihan por dan para: tes mandiri 12 kalimat

Tutup jawabannya. Isi setiap rumpang, ucapkan kalimat utuhnya dengan suara keras, lalu cocokkan. Setiap jawaban menyebut aturan asalnya, jadi yang kamu latih adalah sistemnya, bukan kalimatnya.

  1. Este regalo es ___ ti.
  2. Gracias ___ tu ayuda.
  3. Necesito el informe ___ el lunes.
  4. Caminamos ___ el parque durante una hora.
  5. Salgo ___ Madrid mañana.
  6. Te doy diez euros ___ ese libro.
  7. ___ mí, esta es la mejor opción.
  8. Estudio mucho ___ aprobar el examen.
  9. El coche fue reparado ___ un mecánico.
  10. ___ ser principiante, cocina muy bien.
  11. Trabajo ___ una empresa de Madrid.
  12. Lo despidieron ___ llegar tarde.

Cocokkan jawabanmu

  1. para: penerima. Hadiahnya berakhir di tanganmu.
  2. por: ucapan terima kasih menunjuk balik ke hal yang sudah dia lakukan.
  3. para: tenggat waktu. Senin adalah sasarannya.
  4. por: rute. Menembus taman dan berputar-putar di dalamnya.
  5. para: tempat yang dituju. Madrid ada di depanku.
  6. por: pertukaran. Uang ke satu arah, buku ke arah sebaliknya.
  7. Para: pendapat. Kalau Por mí, artinya jadi "kalau dari aku, tidak masalah".
  8. para: maksud, di depan kata kerja dasar. Supaya lulus ujian.
  9. por: pelaku dalam kalimat pasif. Siapa yang memperbaikinya.
  10. Para: perbandingan dengan patokan.
  11. para: tempat bekerja. Merekalah yang menggaji.
  12. por: sebab, di depan kata kerja dasar. Dipecat karena datang terlambat.

Benar sepuluh atau lebih, dan por dan para dalam bahasa Spanyol sudah kamu pegang. Kalau kamu tergelincir di nomor 7, 9, atau 10, baca ulang dua tabel penggunaannya: tiga penggunaan itulah yang paling sering dilewati kursus, dan di situlah sisa nilainya menumpuk.

Siap menghadapi pilihan berikutnya yang diminta bahasa Spanyol? Ada dua yang menunggu: ser atau estar, tempat kata "adalah" pecah jadi dua kata kerja, dan pretérito atau imperfecto, tempat bentuk lampau melakukan hal serupa. Keduanya bekerja seperti por dan para: satu aturan yang jujur, sedikit pengecualian, dan segelintir pasangan tempat pilihanmu menanggung seluruh artinya.

Por dan para sekilas

parapor
Arah pikiranKe depan: tujuan, tempat yang dituju, penerimaKe belakang atau ke sekeliling: sebab, rute, cara
Kata Indonesia yang jadi tempatnya bersembunyiuntuk, supaya, ke, paling lambatuntuk, karena, oleh, lewat, per, selama
WaktuTenggat: para el viernes (paling lambat Jumat)Durasi: por dos horas (selama dua jam)
PerpindahanTempat tujuan: vamos para la playa (menuju pantai)Rute: vamos por la playa (lewat pantai)
OrangPenerima atau tempat kerja: para ti, trabajo para élSebab atau pengganti: por ti, trabajo por él
Di depan kata kerja dasarMaksud: para aprobar (supaya lulus)Sebab: por llegar tarde (karena datang terlambat)
UangTidak dipakai untuk hargaPertukaran: por veinte euros (seharga dua puluh euro)
Bersama míPara mí = menurutkuPor mí = kalau dari aku, tidak masalah

Por dan para: rangkuman singkat

  • Aturannya dalam satu kalimat

    Para menatap ke depan, ke arah tujuan, penerima, tempat yang dituju, atau tenggat waktu. Por menoleh ke belakang ke arah sebab, atau ke sekeliling ke arah rute, cara, harga, atau orang yang digantikan. Tanyakan kalimatnya menunjuk ke arah mana.

  • Yang dikerjakan para

    Maksud ("supaya"), penerima, tempat yang dituju, tenggat waktu, pendapat, perbandingan dengan patokan, dan tempat bekerja. Tujuh tugas, semuanya menunjuk ke sebuah sasaran.

  • Yang dikerjakan por

    Sebab, ucapan terima kasih, durasi, pertukaran atau harga, sarana komunikasi, rute, satuan ("per"), pelaku dalam kalimat pasif, menggantikan orang, dan waktu dalam sehari. Sepuluh tugas, tidak satu pun berupa sasaran.

  • Pasangan yang benar-benar mengubah arti

    Lo hice por ti (karena kamu, atau menggantikan kamu) melawan lo hice para ti (barangnya milikmu). Trabajo por él (menggantikan sifnya) melawan trabajo para él (dia atasanku).

  • Jebakan kata "untuk"

    Kadang tidak satu pun preposisi ini yang cocok. Buscar, esperar, dan pedir sama sekali tidak memakai preposisi: busco mis llaves, espero el autobús, pedí ayuda.

  • Hafalkan, jangan diturunkan dari aturan

    Por favor, por supuesto, por fin, por ejemplo, para siempre, dan para nada tidak mengikuti aturan apa pun. Hafalkan sebagai satu kata dan lewati analisisnya.

Por dan para sekarang jadi aturan, bukan lagi lempar koin

Kamu baru saja melahap pasangan preposisi yang bertahan lebih lama daripada kebanyakan kursus bahasa Spanyol, dan kamu pulang membawa tabel, pasangan kalimat, dan satu tes. Jaga momentumnya lewat pelajaran bahasa Spanyol gratis kami.

Pertanyaan yang sering muncul

Bacaan lanjutan